Kabar Sosial Media
Informasi Terupdate!

Apa Saja Jenis Keterikatan Hubungan Mental Antara Ibu Dan Anak? Mari Lihat Penjelasannya Bersama

0 38

Ibu adalah seorang perempuan yang rela mempertaruhkan nyawanya demi melahirkan kita ke dunia ini. Ibu adalah seseorang yang pertama kali menaruh cinta dan kasih kepada kita sebagai anaknya meskipun mungkin kita masih di dalam kandungan, belum terlahir ke dunia. Ibu jugalah yang nantinya akan terus mencintai kita tanpa henti, selama maut belum memisahkan antara ibu dan anaknya.

Dengan kodratnya sebagai seseorang yang melahirkan anak di dunia ini, maka sepertinya akan menarik untuk kita bahas mengenai apa saja keterikatan hubungan mental antara seorang ibu dan anaknya.

Banyak pakar telah menyetujui sebuah teori bahwa besar – kecilnya keterikatan hubungan mental tersebut sangat bergantung pada masa awal kehamilan sang ibu, dimana cinta dan kasih tersebut mulai tumbuh dan terus meningkat seiring hari demi hari yang ibu tersebut lewati sampai dengan nanti ia melahirkan anaknya ke dunia.

Jenis Keterikatan Ibu dan Anak

Jenis dari keterikatan hubungan mental tersebut pun bervariasi sebagaimana yang telah dijelaskan oleh banyak pakar psikologi keluarga. Menurut kalian, seberapa besar ikatan yang ada antara kalian dan ibu kalian? Dan kira – kira apa saja jenis keterikatan hubungan mental tersebut? Mari kita baca bersama penjelasan yang telah kami rangkum berikut ini.

Keterikatan Mental Ibu dan  Anak Di Bidang Prestasi

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa banyak penjelasan mengenai seberapa besar keterikatan mental antara ibu dan anak di bidang yang satu ini. Biasanya anak yang memiliki keterikatan mental yang baik dengan ibunya akan berpengaruh positif terhadap prestasinya di jenjang pendidikan yang sedang dijalankan sang anak.

Sang anak akan merasa aman dan merasa percaya diri serta fokus menyelesaikan pendidikannya, dikarenakan ia memiliki keterikatan mental yang baik dengan ibunya, sehingga anak tersebut percaya bahwa kapanpun dan dimanapun ia berada, ibunya akan selalu ada untuknya serta mendukung dan memberi cinta sepenuhnya kepadanya.

Keterikatan Mental Ibu dan Anak Di Bidang Hubungan Sosial

Hubungan sosial mencakup bagaimana sang anak membangun pertemanan dari sejak awal ia mengenal dunia luar, hingga sampai sang anak dewasa dan memiliki karir hingga membangun sebuah keluarga. Keterikatan mental sang ibu terhadap anaknya di poin satu ini adalah keterikatan yang paling kuat dan berpengaruh di dalam kehidupan setiap anak.

Semakin baik hubungan keterikatan mental antara ibu dan anak, maka anak pun akan tumbuh dan berkembang dengan pola yang semakin baik pula, dimana ia akan tumbuh menjadi pribadi yang sehat dari segi mental maupun fisik, serta anak akan mencari dan membangun lingkungan pertemanan yang positif pula. Pun, tumbuhnya segala jenis kecemasan, rasa tidak aman, tidak percaya diri, atau mudah marah,  serta bagaimana sang anak menghadapi dan menyelesaikan permasalahan yang ada, semua itu juga adalah output yang ada dari bagaimana keterikatan mental antara sang ibu dan anak.

Untuk urusan karir, tidak jauh beda dengan poin prestasi yang telah dijelaskan di poin sebelumnya. Jika seorang anak dan ibunya memiliki keterikatan mental yang sehat, maka hal tersebut sedikit – banyak berpengaruh besar terhadap jenjang karir sang anak, dimana ia akan fokus mengembangkan karir yang ia miliki juga fokus menjalin relasi karir yang luas serta baik bagi diri sang anak sendiri.

Lalu, bagaimana jika sang anak akan memulai sebuah rumah tangga? Hal ini lebih penting lagi bagi sang anak. Bagaimana dan apa saja yang ia dapatkan hasil dari keterikatan hubungan mental dengan ibunya, maka dampaknya akan muncul juga di kehidupan berumah tangga sang anak nantinya, yang akan kami jelaskan juga di poin berikutnya ini.

Keterikatan Mental Ibu dan Anak Di Bidang Next Parenting

Cepat atau lambat, sang anak akan tumbuh dewasa lalu akan memulai sebuah rumah tangga serta membangun keluarganya sendiri. Sang anak pun kelak akan menjadi seorang ibu ataupun ayah di keluarganya nanti. Keterikatan hubungan mental antara ibu dan anak di poin ini sangatlah berkaitan sekaligus riskan, mengapa riskan? Karena metode parenting dari orang tua, khususnya ibu, adalah bersifat repetitive. Baik – buruk nya metode parenting yang sang anak terima di masa kecilnya akan berdampak secara signifikan pada metode next parenting yang akan sang anak jalani ketika mereka sudah menjadi orang tua.

Banyak peneliti yang menyebutkan bahwa kesehatan mental seorang ibu akan diwariskan kepada anaknya, yang artinya segala jenis tindak – tanduk seorang ibu akan selalu diingat sang anak, serta metode parenting tersebut akan tertanam di benak anak sehingga hal tersebut akan memberikan pengaruh yang cukup masif di kehidupan maupun kesehatan mental sang anak.

Kesimpulan

Setelah kita membaca mengenai jenis – jenis keterikatan hubungan mental antara ibu dan anak ini, dapat kita simpulkan bersama bahwa hadirnya seorang ibu bisa berdampak begitu besar terhadap kehidupan sang anak, dan hal itu terbukti pada jenis – jenis keterikatan hubungan mental yang dimiliki antara ibu dan anaknya.

Bagi kalian yang sebentar lagi akan menjadi seorang ibu, semoga kalian dapat cepat memahami proses – proses serta metode yang ada dalam menghadapi keterikatan mental tersebut yah.

Comments
Loading...